Ziarah Kubur Ke Makam Leluhur

Oleh : KH Ziyyulhaq (Pengasuh PP Hudatul Muna Njennes Ponorogo)

 

Leluhur telah sebegitunya “nirakati” anak-cucunya supaya kelak nanti mereka jadi anak-anak yang baik : saleh – salehat.Maka sudah selayaknya ,kini … Anak – cucunya mendoakan agar moyangnya diampuni segala kesalahan-kekhilafan2nya & diterima segala amal baiknya.

 

 

Dan memang banyak cara kaifiyat Allah menjaga kelangsungan kehidupan ini ,diantaranya adalah dengan ; : وَلَوْلا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَفَسَدَتِ الأرْضُوَلَكِنَّ اللَّهَ ذُو فَضْلٍ عَلَى الْعَالَمِينَ”Seandainya Allah tidak menolak ( keganasan ) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. tetapi Allah mempunyai karunia ( yang dicurahkan ) atas semesta alam.” ( Q.S.Al.Baqarah : 251 )

 

 

Dari Abdullah ibn Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda :

 

 

إِنَّ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ خَلْقًا خَلَقَهُمْ لِحَوَائِجِ النَّاسِ يَفْزَعُ إِلَيْهِمُ النَّاسُ فِيْ حَوَائِجِهِمْ أُولَئِكَ اْلآمِنُوْنَ مِنْ عَذَابِ اللهِ تَعَالَى

 

 

”Sesungguhnya Allah memiliki para makhluk yang Dia ciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Orang-orang datang kepada mereka untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Mereka dalah orang-orang yang aman dari adzab Allah”.( HR. Thabarani dalam Al-Kabiir, Abu Nu’aim dan Al-Qudlo’i dengan status Hasan. )

 

 

Dari Abdillah ibn Umar RA bahwa Rasulullah bersabda :

 

 

إِنَّ اللهَ لَيُصْلِحُ بِصَلاَحِ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ وَلَدَهُ وَوَلَدَ وَلَدِهِ وَأَهْلَ دُوَيْرَتِهِ وَدُوَيْرَاتِ حَوْلِهِ وَلاَ يَزَالُوْنَ فِيْ حِفْظِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ مَادَامَ فِيْهِمْ”Sesungguhnya Allah SWT, sebab keshalihan seorang laki-laki muslim akan membuat anak, cucu, warga desanya dan desa-desa sekitarnya menjadi shalih dan mereka senantiasa berada dalam lindungan Allah sepanjang laki-laki shalih itu tinggal bersama mereka”.Hadits ini Diriwayatkan oleh Ibn Jarir dalam tafsirnya : 2341 dan An-Nasa’i dalam Al-Mawaa’idz dari As-Sunan Al-Kubraa sebagaimana keterangan dalam At-Tuhfah : 13/380. Para perawi hadits ini sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Shahih Al-Bukhari dan Al-Muslim selain guru An-Nasaa’i yang dikategorikan tsiqah .

 

 

Dari Ibnu ‘Umar RA berkata : Rasulullah SAW bersabda :إِنَّ اللهَ لَيَدْفَعُ بِالْمُسْلِمِ الصَّالِحِ عَنْ مِائَةِ أَهْلِ بَيْتٍ مِنْ جِيْرَانِهِ بَلاَءً”Sesungguhnya Allah menghindarkan bala’ berkat seorang laki-laki shalih, seratus keluarga dari tetangganya,”.Lalu Ibn ‘Umar mengutip firman Allah yang Artinya :” Seandainya Allah tidak menolak ( keganasan ) sebagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. tetapi Allah mempunyai karunia ( yang dicurahkan ) atas semesta alam.” HR. Thabrani.

 

 

Tidak ada bid’ah dalam kebaikan : ma’ruf wal khoiroot.

 

 

======================================================================

Penjelasan tambahan

dawuhipun Hadrotosy Syaikh Romo KH Achmad Asrori Al-Ishaqi Ra juga demikian dalam suatu majelisnya

 

: “Lha nek mbah-mbahnya kita dulu tirakat buat kita hingga cucu2ya ila yaumil qiyamah. Lha kita tirakat buat memenuhi hawan nafsunya kita sendiri”

 

 

Semoga kita bukan termasuk golongan kepaten obor yang merasa ziarah ke makam Wali itu bikin musyrik sehingga tidak mau mendoakan leluhur kita lebih2 kirim Fatihah untuk para Wali yang telah punya andil juga dalam bagian hidup kita.aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s