Penjelasan Tafsir Hadist Allah Turun ke Bumi (Oleh Syaikh Salim Alwan Al-Husaini)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, ‘Allah Subhanallahu wa Ta’ala akan turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam yang terakhir, seraya berfirman, ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan menerima permintaannya dan siapa yang meminta keampunan dari-Ku maka Aku akan mengampuninya’.” (Diriwayatkan Bukhari)

 

Hadist ini apabila diterjemahkan secara harfiah maka kita terjebak pada penyamaan Tuhan dengan MakhlukNYA…Ini apabila hadist ini diterjemahkan secara harfiah bisa saja sama dengan kita yang hadir disini. Kita tadi berangkat ke lantai ini naik dari lantai dasar menuju lantai 2 menuju Aula ini. Lantas nanti ketika acara ini telah selesai maka kita akan turun lagi.

Apakah ALLAH sama dengan itu ??? Naik dan turun dari langit ??? Lantas apa setiap malam ALLAH selalu begitu ??? Tidak hadirin

 

Hadist ini sebenarnya telah ditafsirkan oleh Nabi Muhammad SAW…ALLAH mengutus Malaikat untuk turun disepertiga malam untuk mencari siapa saja yang bangun disepertiga malam akhir untuk membawa doa2 orang tersebut kepadaNYA

 

Sekarang begini, ketika raja mengutus rakyatnya untuk membuat kota, tentu yang dilihat adalah raja membuat kota. Padahal rakyat yang berada dilapanganlah yang membuat kota.

 

jadi itulah makna hadist tersebut. Jangan sampai terkecoh, jangan percaya dengan tafsiran WAHABI yang letterlek…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s